Kamis, 03 Mei 2012

Praktikum Termokimia (Kalorimeter sederhana)

Menentukan perubahan entalpi reaksi dalam kalorimeter sederhana


     I.     Tujuan Percobaan
Percobaan ini bertujuan untuk menentukan perubahan entalpi pada reaksi antara larutan asam klorida dengan larutan kalium hidroksida.
HCl (aq) + KOH(aq) ----> KCl(aq) + H2O(l)
  

 
 II.     Alat dan Bahan
         A.     Alat
         1.       Gelas stirofoam 200 ml (1)                  3. Thermometer 100oC                5. Gelas ukur
         2.       Gelas Kimia 100 ml (2)                          4. Batang pengaduk
         B.     Bahan
         1.       Larutan KOH 1M 50 ml
         2.       Larutan HCl 1 M 50 ml

     III.     Langkah-langkah
1.  Masukkan 50 mL larutan KOH 1 M ke dalam gelas kimia, kemudian masukkan 50 mL larutan HCl ke dalam gelas kimia lain (ukur volume larutan dengan menggunakan gelas ukur).
2.   Ukurlah suhu larutan KOH dan larutan HCl tersebut sebelum direaksikan. Termometer harus dibersihkan dan dikeringkan sebelum digunakan untuk mengukur temperatur larutan yang berbeda.
3.      Catatlah suhu kedua larutan tersebut, kemudian hitung suhu rata-rata antara larutan KOH 1M dengan larutan HCl 1M yang dijadikan sebagai suhu awal.
4.   Masukkan kedua larutan ke dalam kalorimeter, kemudian larutan tersebut terus diaduk dan ukur temperaturnya. Catat suhu yang tetap sebagai suhu akhir reaksi.
Rangkaian alat
Susunlah alat untuk percobaan seperti gambar di bawah ini!

Gambar Rangkaian Alat Untuk Percobaan

     IV.     Tabel Pengamatan
Suhu larutan HCl 1 M

Suhu larutan KOH 1 M

Suhu awal (rata-rata)

Suhu tertinggi (akhir)

Perubahan suhu (delta T)


   V.     Pertanyaan dan Bahan Diskusi
 
1.       Hitunglah jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 100 ml larutan dari suhu awal menjadi suhu akhir ! (massa larutan dianggap =100 gram dan kalor jenis larutan dianggap 4,2 J g-1K-1).
2.       Tentukan berapa harga perubahan entalpi reaksi (dalam satuan kJ mol -1) KOH dan HCl yang bereaksi !
3.       Tuliskan persamaan termokimianya !
     VI.     Kesimpulan















Catatan:
·   Asam klorida (HCl) merupakan cairan yang sangat korosif. Asam klorida pekat (asam klorida berasap) akan membentuk kabut asam. Baik kabut dan larutan tersebut bersifat korosif terhadap jaringan tubuh, dengan potensi kerusakan pada organ pernapasan, mata, kulit, dan usus. Namun, bahaya larutan asam klorida bergantung pada konsentrasi larutannya.
· Kalium Hidroksida (KOH), berbentuk padat atau larutan bersifat korosif pada kulit manusia apabila kontak terlalu lama, dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh manusia. Berbahaya jika tertelan. Menyebabkan luka bakar parah mata dan kulit. Penyebab yang parah pada pencernaan dan membakar saluran pernapasan.

Artikel Terkait Lainnya :

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SOBAT CERIA PADA ARTIKEL INI
Judul: Praktikum Termokimia (Kalorimeter sederhana)
Ditulis oleh Ery Kurniawan || Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat ceria. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini dengan segala rasa hormat harap menyertakan link dofollow ke http://pemula-awaliharimu.blogspot.com/2012/05/praktikum-termokimia-kalorimeter.html. Sekali lagi Terima kasih sudah berkenan membaca artikel ini. smile
If You Like This Article Share it:

1 komentar:

  1. gelas stirofoam itu brarti sbagai ganti kalorimeternya?
    lalu kenapa pakai gelas stirofoam?

    BalasHapus

Tinggalkan Jejak Petualangan Dunia Maya SOBAT di dalam blog ini dengan menyempatkan diri sejenak untuk saling sapa ataupun berkomentar.
*Budayakan saling menghargai dan berkomentarlah yang baik.*

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Bloggerized by Blogger Tip and Trick - Premium Blogger Themes